Segala
sesuatu yang menjadi hal pertama dan belum ada dimanapun merupakan inovasi, dimana
upaya inovatif tersebut dirintis oleh sekumpulan manusia yang berani mengambil
banyak resiko di hadapannya. Lembaga Kesejahteraan Sosial Berbasis Mahasiswa,
biasa disebut LKS-BMh, adalah satu karya inovatif pertama di Indonesia yang
dirintis oleh 7 mahasiswa prodi Aqidah Filsafat Islam (AFI). Tidak memiliki
kakak tingkat angkatan 2015 ke atas, ataupun teman seperjuangan angkatan 2016
di Fakultas selain Ushuluddin dan Humaniora (FUHum) Universitas Islam Negeri
(UIN) Walisongo Jawa Tengah.
![]() |
Satu
hari setelah diadakannya Workshop Kepemimpinan oleh Bapak Mukhsin Jamil,
Dekan FUHum, Bulan November 2017 Nur Zaenab sulit melupakan semua materi yang
dipaparkan oleh para pemateri, khususnya gagasan-gagasan menarik dari Bapak
Sadiman Al Kundarto bertema “Cara Berfikir Inovatif” di Ruang Sidang Dekanat
FUHum. Salah satu gagasan Ketua Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Pekerja Sosial
Indonesia (DPP APSI) ini adalah tentang upaya masyarakat bekerjasama dengan pejabat
dan sektor swasta. Contohnya, beliau menjelaskan bagaimana cara membuat
proposal kerjasama yang singkat, padat, dan jelas maksud serta tujuannya. Agar
tidak mudah dilupakan, Bapak Sadiman menganjurkan peserta Workshop Kepemimpinan
membuat proposal kerjasama yang sudah dicontohkan. Hanya lima lembar sudah
termasuk cover!
Tigapuluh
peserta Workshop Kepemimpinan merupakan perwakilan Unit Kegiatan Mahasiswa
(UKM) FUHum, yang semuanya sudah dihubungi Zaenab via WhatsApp untuk
mengumpulkan hasil pembuatan proposal yang diarahkan Bapak Sadiman. Namun,
hanya Aina, Ayu, Indah, Feby, Maya, dan Yudi yang merespon dan selesai mencetak
proposal sesuai tanggal pengumpulannya. Kebetulan, mereka adalah mahasiswa AFI
angkatan 2016. Tanpa rasa ingin menunggu peserta lain, kami sepakat menuju
Jalan Karonsih VIII Ngaliyan nemenui Bapak Sadiman.
Sesampai
di rumah Bapak Sadiman, kami mendapat banyak wejangan tentang inovasi yang
dilakukan para pahlawan mencapai kemerdekaan Republik Indonesia. Gotong royong
dan semangat menyejahterakan bangsa Indonesia berkobar bagai api yang
menyala-nyala, seperti yang ditulis dalam buku-buku Bung Karno, Bapak
Proklamator sekaligus Presiden Republik Indonesia pertama. “Perintis itu memang
tidak akan bisa dilakukan oleh orang banyak, tapi ketika diperjuangkan
sungguh-sungguh akan berdampak besar” tanggapan Bapak Sadiman tentang panitia
kecil yang merumuskan Pancasila, dasar negara Indonesia.
Begitu
pula cita-cita Bapak Sadiman, ingin membimbing pemuda Indonesia yang mau
memperjuangkan kesejahteraan sosial berbasis mahasiswa, membuat mata kami
nanar. Terpaku dan membisu. Benar-benar terenyuh dengan wejangan beliau selama dua
jam tanpa henti kami berinteraksi dan di menit-menit terakhir kami diam tanpa
menyela. Tanpa sadar Zaenab mengulang lagi dalam pikiran tentang proses beliau
merintis APSI, bekerja di Dinas Sosial, dan pengalaman-pengalaman sepanjang
sejarah beliau hidup, hingga hari ini.
Tubuh
lemas, sambil menghampiri motor kami di teras rumah Bapak Sadiman. Saat kami
berpamitan, beliau seperti memancarkan sinar kehidupan bagi kami sebagai
mahasiswa filsafat harus berpikir forcasting
untuk mahasiswa Indonesia bermanfaat bagi masyarakat. Selain memberi kami
akses menumbuhkembangkan LKS-BMh di mata dunia, beliau membantu kami mematahkan
stigma masyarakat bahwa mahasiswa filsafat nantinya bukan wisudawan perdukunan!
Sebulan
kemudian, tepatnya pada malam tanggal 20 Desember 2017, kami selesai membuat
Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) LKS-BMh dan berkomitmen
menjadi manusia bermanfaat bagi sesama manusia. Mewujudkan misi khoirunnas anfa uhum linnas berbasis
mahasiswa, dimulai dari mempromosikan apa itu LKS-BMh kepada teman sejawat, apa
tujuan dasar lembaga inovatif ini, dan mengamalkan tri perguruan tinggi agar
tidak dipandang sebelah mata oleh perguruan tinggi manapun di Indonesia.
![]() |
| (Ki-Ka) Indah, Zaenab, dan Ayu membuat AD/ART di laptop dan handphone sebagai alat membaca pesan Bapak Sadiman tentang isi yang harus ada dalam AD/ART LKS-BMh |
![]() |
| No Ngontai LKS (nongkrong sambil ngobrol santai bareng LKS-BMh) pertama |
![]() |
| Sowan pertama LKS-BMh ke rumah Bapak Sadiman |




Alhamdulillah luarrr biasa, maju trus LKS-BMh demi misi & visi mulia "Khoirunnas anfa'uhum linnas", semoga stiap langkahnya mnjdi berkah & di ridhoi Nya, aamiin.
BalasHapusMantap, semoga kami selaku mahasiswa seluruh Indonesia bisa termotivasi dan mampu menjadi generasi bangsa yang inovatif.
BalasHapusSubhanallah. Terimakasih Mba Zaenab sudah memberi pemahaman yang sangat berarti untuk kita semua😍❤🌾🇮🇩. Semoga LKS BMH selalu dilimpahkan keberkahan setiap saat.
BalasHapus